Posted on

Mengenal Lebih Dekat Oral Thrush Akibat Seks Oral yang Perlu Diwaspadai

Oral thrush, atau kandidiasis oral, adalah infeksi jamur Candida albicans yang menyerang lapisan mulut dan tenggorokan. Kondisi ini umumnya ditandai dengan munculnya bercak putih atau kekuningan seperti keju di lidah, gusi, langit-langit mulut, dan bagian dalam pipi. Meskipun sering dikaitkan dengan bayi atau orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, oral thrush juga dapat terjadi akibat praktik seks oral dan menimbulkan keresahan.

Penularan oral melalui seks oral dapat terjadi ketika ada ketidakseimbangan jamur Candida alami di mulut salah satu pasangan. Jamur ini sebenarnya hidup di mulut sebagian besar orang tanpa menimbulkan masalah. Namun, perubahan lingkungan mulut, seperti akibat kontak dengan cairan tubuh pasangan selama seks oral, dapat memicu pertumbuhan berlebih jamur dan menyebabkan infeksi.

Gejala oral thrush akibat seks oral serupa dengan penyebab lainnya, meliputi:

  • Bercak putih atau kekuningan di mulut yang mungkin terasa nyeri saat disentuh.
  • Rasa sakit atau terbakar di mulut dan tenggorokan.
  • Kesulitan menelan pada kasus yang lebih parah.
  • Penurunan kemampuan mengecap rasa.
  • Sudut bibir pecah-pecah dan merah.

Meskipun tidak selalu dianggap sebagai penyakit menular seksual (PMS) dalam pengertian tradisional, penularan Candida melalui kontak seksual tetap mungkin terjadi. Risiko infeksi dapat meningkat jika salah satu pasangan memiliki infeksi jamur aktif di area genital atau mulut.

Penting untuk membedakan oral thrush dengan infeksi menular seksual lainnya yang mungkin memiliki gejala serupa di area mulut. Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas setelah melakukan seks oral, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan. Diagnosis biasanya dilakukan melalui pemeriksaan visual dan mungkin memerlukan usapan mulut untuk mengidentifikasi jamur Candida.

Pengobatan oral thrush umumnya melibatkan obat antijamur, baik dalam bentuk cairan kumur, tablet hisap, atau obat oral, tergantung pada tingkat keparahan infeksi. Menjaga kebersihan mulut yang baik juga penting untuk membantu proses penyembuhan dan mencegah infeksi berulang.

Untuk meminimalkan risiko oral thrush terkait seks oral, praktik kebersihan yang baik dan komunikasi terbuka dengan pasangan mengenai riwayat kesehatan seksual penting dilakukan.