Pemantau Jentik nyamuk yang melibatkan ratusan mahasiswa dikerahkan secara masif ke pemukiman warga untuk mencegah demam berdarah. Para mahasiswa menyisir bak mandi, penampungan air, serta barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti. Gerakan kebersihan lingkungan ini bertujuan memutus siklus hidup nyamuk sebelum memasuki musim penghujan yang rawan transmisi penyakit. Warga menyambut hangat kedatangan tim mahasiswa yang memberikan bantuan edukasi kebersihan rumah.
Mahasiswa mengajarkan metode pemeriksaan air yang sederhana namun efektif dengan menggunakan senter kepada para pemilik rumah. Pemantau Jentik muda ini membagikan serbuk pembasmi jentik secara gratis untuk ditaburkan pada genangan air yang sulit dikuras. Petugas mengimbau warga untuk disiplin menjalankan gerakan menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas secara rutin setiap minggu. Kehadiran mahasiswa memicu kesadaran warga untuk lebih peduli pada kebersihan lingkungan sekitar.
Lurah Sungailiat memuji semangat para mahasiswa yang terjun langsung membantu masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan pemukiman. Pemantau Jentik berbasis mahasiswa ini berhasil menurunkan angka keberadaan jentik nyamuk di kawasan pemukiman padat secara signifikan. Pemerintah daerah berharap gerakan bakti sosial ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk pengabdian nyata kampus kepada masyarakat. Sinergi antara mahasiswa dan warga terbukti ampuh mencegah wabah demam berdarah.
Warga mengaku mendapat banyak pelajaran berharga mengenai cara-cara efektif mencegah sarang nyamuk tanpa bergantung pada penyemprotan bahan kimia. Pemantau Jentik mandiri kini dibentuk di setiap RT dengan menunjuk perwakilan warga yang telah dilatih oleh mahasiswa. Keberlanjutan pengawasan kebersihan air terjamin karena masyarakat telah memiliki pengetahuan dan kesadaran mandiri. Lingkungan Sungailiat kini menjadi lebih bersih, sehat, dan bebas dari ancaman DBD.
Aksi lingkungan yang dilakukan oleh mahasiswa ini akan direplikasikan ke berbagai kecamatan lain di wilayah Kabupaten Bangka. Pihak kampus siap menjadikan kegiatan pemantauan jentik nyamuk sebagai bagian dari program kerja nyata mahasiswa di bidang kesehatan masyarakat. Pembiasaan hidup bersih dan sehat menjadi kunci utama terciptanya masyarakat yang tangguh menghadapi penyakit. Bangka kini bergerak menuju daerah bebas demam berdarah.
